Malam Yang Berat untuk Brasil dan Marcelo

Malam Yang Berat untuk Brasil dan Marcelo
Ambisi besar Brasil untuk meraih trofi Piala Dunia 2018 pupus saat mereka tak mampu mencuri kemenangan atas wakil Eropa, Belgia, di perempat final. Dan sang bek, Marcelo, menganggapnya sebagai malam yang berat bagi timnya.

Mimpi buruk Selecao sudah dimulai sejak menit ke-13, di mana pemainnya sendiri, Fernandinho, menyarangkan bola ke gawang sendiri. Hal tersebut diperparah dengan gol dari bintang Manchester City, Kevin De Bruyne, beberapa menit berselang.


Pada babak kedua, harapan sempat muncul berkat sundulan Renato Augusto yang berhasil menjebol gawang Thibaut Courtois. Sayangnya, lini depan Brasil terus menemui hadangan dan tak mampu menambah gol hingga pertandingan usai.

Marcelo menganggap hasil yang diraih oleh timnya tidak adil, mengingat bagaimana mereka mendominasi pertandingan. Tetapi, bek yang kayak akan pengalaman itu mengaku sudah memakluminya.

"Menyakitkan. Itu adalah malam yang buruk. Sulit untuk dijelaskan. Hasilnya tidak menguntungkan bagi kami. Sepak bola terkadang tidak adil, terkadang anda diuntungkan, sesekali melawan anda," ujar Marcelo kepada Globo Esporte.


"Kami membuat keluarga di sini. Semuanya berjuang bersama, bahkan yang tidak bermain memberikan dukungan dari bangku cadangan. Kami sangat ingin mencapai final," lanjutnya.

Previous
Next Post »